Pemulihan Air Buangan Menara Pendingin

Ubah Air Pembuangan Menara Pendingin Menjadi Sumber Daya Air yang Berharga

Kekurangan Air

Kekurangan air semakin menjadi masalah yang kritis di seluruh Asia Tenggara. Meskipun ASEAN memiliki sumber daya air yang melimpah, urbanisasi yang pesat, pertumbuhan industri, peningkatan jumlah penduduk, dan perubahan iklim memberikan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap ketersediaan air tawar. Beberapa negara di kawasan ini sudah mengalami kekeringan yang berulang, penurunan kualitas air, serta persaingan yang semakin ketat dalam memperebutkan air di antara masyarakat, sektor pertanian, dan industri.

Ke depan, tekanan air diperkirakan akan semakin parah di seluruh Asia, dengan berbagai penelitian menunjukkan bahwa hingga 3,4 miliar orang berpotensi mengalami kelangkaan air kronis pada tahun 2050 jika tren saat ini terus berlanjut. Bagi ASEAN, hal ini menegaskan kebutuhan mendesak untuk mempercepat upaya konservasi air, pemanfaatan kembali air, serta strategi pengelolaan air yang berkelanjutan guna menjamin pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan ketahanan lingkungan.

Mengapa Pemulihan Air Penting?

Pemanfaatan kembali air sangat penting untuk melestarikan sumber daya yang sangat penting ini, terutama di sektor industri dengan konsumsi air yang tinggi seperti menara pendingin. 

Faktor-faktor yang memengaruhi biaya air di masa depan:

Meningkatnya Biaya Air dan Air Limbah

- Peningkatan infrastruktur
- Kepatuhan terhadap peraturan

Kekurangan Air dan Perubahan Iklim

- Biaya yang lebih tinggi untuk pengadaan dan pengolahan air
- Peraturan dan sanksi yang lebih ketat

Perubahan Peraturan

- Biaya kepatuhan
- Denda yang mungkin dikenakan akibat ketidakpatuhan

Biaya Energi

- Dampak harga energi terhadap biaya air secara keseluruhan
- Efisiensi sistem pendingin

Kemajuan Teknologi

- Peningkatan efisiensi penggunaan air dan energi
- Pengurangan konsumsi air

Layanan Pasokan Air Daur Ulang

Mengingat kebutuhan mendesak untuk menghemat air serta keterbatasan sebagian besar peralatan daur ulang air yang ada saat ini, Kurita mempersembahkan Pemulihan Air Pendingin yang Dibuang, atau yang dikenal sebagai CTBR.

CTBR dari Kurita merupakan solusi komprehensif yang menjamin kelancaran operasi dan kinerja sekaligus memaksimalkan waktu produksi. 

Manfaatkan kembali air pembuangan sistem pendingin Anda bersama Kurita:

Serahkan saja urusan yang rumit ini kepada para ahli Kurita!

Strategi Kurita untuk Mengatasi Biaya Air di Masa Depan

Layanan Pasokan Air Daur Ulang untuk Menara Pendingin

Lebih dari Sekadar Peralatan: Solusi Komprehensif untuk Penghematan Air Pendingin dan Produksi yang Dioptimalkan

Manfaat Sistem Pemulihan Air Pembuangan Menara Pendingin dari Kurita

Pengurangan Air Tambahan

Pemanfaatan kembali air buangan sebagai air pengisi. Peningkatan kemandirian dalam hal pasokan air.

Penghematan Air

Meningkatkan siklus konsentrasi dan daur ulang air. 30-40% Penghematan Air.

Mengurangi Limbah Cair

Pengurangan Blow Down hingga 75%

Tujuan Keberlanjutan yang Telah Dicapai

Pengurangan Jejak Air untuk Mencapai Tujuan Keberlanjutan

Studi Kasus

Penghematan Air yang Signifikan dan Efisiensi dalam Sistem Pendinginan

Layanan Pemulihan Air Pembuangan Menara Pendingin dari Kurita membantu mengatasi tantangan kelangkaan air

Hubungi Kami

Tetsuya Teramoto

Tetsuya Teramoto

Direktur Utama, Kurita R&D Asia Pte. Ltd.

Bapak Tetsuya Teramoto telah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Kurita R&D Asia Pte. Ltd. sejak tahun 2024. Sejak bergabung dengan Kurita Water Industries pada tahun 2006, beliau telah mengumpulkan pengalaman selama hampir 20 tahun di bidang strategi teknologi, penelitian dan pengembangan, serta inovasi bisnis, termasuk investasi pada perusahaan rintisan.

Sepanjang kariernya, Bapak Teramoto telah memimpin berbagai proyek pengembangan di Jepang, Tiongkok, dan Amerika Serikat. Sejak tahun 2023, beliau berkedudukan di Singapura, di mana beliau berfokus pada percepatan pengembangan teknologi yang selaras dengan kebutuhan pasar ASEAN, memperkuat kemitraan dengan perusahaan rintisan, universitas, dan pemangku kepentingan ekosistem lainnya, serta mendorong terciptanya solusi-solusi baru yang berkontribusi pada pertumbuhan Kurita Group.

Bapak Teramoto meraih gelar Magister dalam bidang Studi Biosistem dari Universitas Tsukuba, Jepang. Dengan memanfaatkan keahliannya di bidang penelitian dan pengembangan serta strategi bisnis, beliau berkomitmen untuk mendorong inovasi yang mengubah teknologi menjadi nilai bisnis dan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.

Zackariya

Mohamad Zackariya

Direktur Utama, Kurita (Singapura) Pte. Ltd.

Bapak Mohamad Zackariya telah menjabat sebagai Direktur Utama Kurita (Singapura) Pte. Ltd. sejak April 2023, yang menandai puncak kariernya yang cemerlang selama lebih dari 25 tahun di perusahaan tersebut. Sebagai warga negara Singapura, beliau bergabung dengan Kurita Singapura pada tahun 1998 sebagai Insinyur Desain di Divisi Pabrik dan kemudian naik melalui serangkaian jabatan kepemimpinan, termasuk Manajer, Manajer Umum, Direktur, dan akhirnya Direktur Utama. Pengalamannya yang luas telah memainkan peran penting dalam memperkuat kemampuan teknis perusahaan, kemitraan dengan pelanggan, serta pertumbuhan bisnis di seluruh kawasan.

Dengan gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Moratuwa, Sri Lanka, serta Diploma Pascasarjana dalam Manajemen Bisnis dari Singapore Institute of Management, Bapak Zackariya memadukan keahlian teknis yang mendalam dengan kepemimpinan bisnis yang kuat. Beliau berkomitmen untuk memajukan misi Kurita dalam menciptakan nilai bersama melalui inovasi, keunggulan operasional, dan solusi air berkelanjutan yang mendukung pelanggan dan industri di seluruh Asia Tenggara.

Masato Hirai

Masato Hirai

Kepala Urusan Administrasi, Wilayah ASEAN

Bapak Masato Hirai menjabat sebagai Kepala Administrasi Regional ASEAN di Kurita, jabatan yang telah diembannya sejak tahun 2023. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang administrasi perusahaan, perencanaan keuangan, dan operasional bisnis, beliau memiliki keahlian yang luas dalam mendukung pertumbuhan organisasi, memperkuat tata kelola, serta mendorong keunggulan operasional di berbagai lingkungan bisnis internasional.

Bapak Hirai bergabung dengan Kurita Group pada tahun 2021 dan telah menduduki berbagai posisi kepemimpinan di Jepang, Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Sepanjang kariernya, beliau bertanggung jawab atas perencanaan dan analisis keuangan, administrasi bisnis, serta pengelolaan operasi korporat lintas fungsi. Beliau juga telah mendukung anak perusahaan di luar negeri di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Utara, serta berkontribusi pada pengembangan praktik bisnis yang efektif dan hubungan yang kuat dengan para pemangku kepentingan. Sebelum bergabung dengan Kurita, beliau pernah menjabat sebagai manajer dan perencana di beberapa perusahaan manufaktur dan kimia multinasional.

Dikenal karena visi strategis dan pendekatan kolaboratifnya dalam kepemimpinan, Bapak Hirai berkomitmen untuk memperkuat kinerja organisasi dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang. Saat ini berkedudukan di Indonesia, beliau memanfaatkan pengalaman internasionalnya yang luas untuk mendukung inisiatif pengembangan regional dan transformasi bisnis Kurita. Beliau lulus dari Universitas Hitotsubashi, Jepang, dengan gelar Sarjana Ilmu Sosial pada tahun 1999.

Toshiaki Nakai

Toshiaki Nakai

Direktur Utama, Kurita-GK Vietnam Co. Ltd.

Bapak Toshiaki Nakai menjabat sebagai Direktur Utama Kurita-GK Vietnam Co. Ltd., jabatan yang telah diembannya sejak April 2026. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di Kurita, beliau telah mengembangkan keahlian yang luas dalam solusi pengolahan air, pengembangan bisnis, dan manajemen kemitraan pelanggan di berbagai sektor industri, termasuk manufaktur umum, penyulingan minyak, dan produksi baja.

Sejak bergabung dengan Kurita Water Industries Ltd. pada tahun 2004 sebagai Insinyur Penjualan, Bapak Nakai telah membantu pelanggan dalam mengoptimalkan penggunaan air, meningkatkan efisiensi operasional, dan memajukan inisiatif keberlanjutan. Beliau kemudian memperluas tanggung jawab kepemimpinannya di Indonesia, menjabat sebagai General Manager PT. Kurita Indonesia dari tahun 2022 hingga 2025 dan Senior General Manager dari tahun 2025 hingga 2026, di mana beliau berkontribusi terhadap pertumbuhan perusahaan dan memperkuat kehadiran perusahaan di pasar.

Bapak Nakai meraih gelar Sarjana Pertanian dari Universitas Kobe, Jepang, dan lulus pada tahun 2004.

Toshinori Maema

Toshinori Maema

Direktur Utama, PT Kurita Indonesia

Bapak Toshinori Maema telah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Kurita Indonesia sejak tahun 2025, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang penjualan, pemasaran, teknis, serta kepemimpinan bisnis dalam industri pengolahan air. Berkat pengalamannya bekerja di berbagai wilayah di Asia, Eropa, dan Amerika Utara, beliau memiliki perspektif global mengenai keterlibatan pelanggan, pengembangan organisasi, dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Sejak bergabung dengan Kurita Group pada tahun 2004, Bapak Maema telah menduduki berbagai posisi kepemimpinan di berbagai perusahaan Kurita di Tiongkok, Eropa, Jepang, dan Avista Technologies di Amerika Serikat, di mana beliau menjabat sebagai Presiden & CEO dari tahun 2023 hingga 2025 untuk memfokuskan diri pada inisiatif global guna memperluas bisnis bahan kimia reverse osmosis Kurita. Dengan lebih dari separuh kariernya dihabiskan di luar Jepang, ia telah mengembangkan pengalaman yang luas dalam memimpin tim multikultural dan mendorong pertumbuhan bisnis di berbagai pasar.

Bapak Maema meraih gelar sarjana di bidang Biokimia dari Universitas Aoyama Gakuin dan telah menyelesaikan program “Leadership on Change” di IESE Business School. Ia fasih berbahasa Jepang, Inggris, dan Mandarin, serta memiliki kemampuan dasar dalam bahasa Jerman; ia sangat antusias dalam mendorong kolaborasi lintas budaya. Di luar jam kerja, beliau menikmati berbagai macam olahraga, termasuk golf, bisbol, sepak bola, dan bola basket.